My Blog

Liverpool vs Barnsley Skor 4-1

Liverpool tampak tangguh buat mengalahkan Barnsley dengan skor 4- 1 dalam laga putaran ketiga Piala FA masa 2025/ 2026. Pertandingan yang berlangsung di Anfield ini dimainkan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Acara berhasil The Reds diwarnai oleh donasi Dominik Szoboszlai di menit ke- 9, Jeremie Frimpong pada menit ke- 36, Florian Wirtz di menit ke- 84, serta Hugo Ekitike di injury time( menit 90+4). Adam Phillips pernah membagikan harapan untuk Barnsley melalui berhasil yang terbentuk pada menit ke- 40.

Selama pertandingan, Liverpool menampilkan dominasi dalam perihal kemampuan bola walaupun Barnsley sebagian kali membagikan ancaman lewat serbuan balik kilat serta kesempatan dari bola- bola mati.

Hasil ini membenarkan Liverpool melangkah ke babak keempat Piala FA, sedangkan ekspedisi Barnsley terhenti di putaran ini. Berikut pembahasan lengkap jalannya pertandingan di markas Liverpool tersebut.

Regu tamu langsung membagikan ancaman di menit pembuka lewat sundulan Davis Keillor- Dunn yang menghantam mistar gawang. Peringatan dini itu membuat Liverpool lekas mengambil alih kendali jalannya pertandingan.

Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke- 9 melalui aksi gemilang Dominik Szoboszlai. Sepakan keras dari luar kotak penalti melesat ke pojok atas gawang serta membagikan keunggulan 1- 0 buat Liverpool.

Usai mencetak berhasil pembuka, Liverpool terus tingkatkan keseriusan serbuan dengan menggunakan pergerakan Jeremie Frimpong serta Federico Chiesa di kedua sisi lapangan. Barnsley tidak ingin kalah serta pernah mengecam melalui tembakan jarak jauh Jonathan Bland yang sukses ditangkis Giorgi Mamardashvili.

Pada menit ke- 36, berhasil kedua Liverpool terbentuk lewat aksi orang Frimpong. Pemain sayap tersebut menerobos dari sisi kanan serta membebaskan tendangan keras kaki kiri yang tidak bisa diduga Murphy Cooper, mengganti peran jadi 2- 0.

Dikala pertandingan nampak berjalan lembut untuk Liverpool, kemalingan malah terjalin di menit ke- 40. Kelalaian Dominik Szoboszlai di zona pertahanan sendiri dimanfaatkan Adam Phillips buat membobol gawang The Reds.

Berhasil yang terbentuk pas saat sebelum turun minum itu membagikan tenaga positif untuk Barnsley. Babak awal juga berakhir dengan skor 2- 1 buat keunggulan sedangkan Liverpool.

Tuan rumah kembali mengambil kendali penuh semenjak babak kedua diawali dengan memahami jalannya bola. Barnsley memilah buat lebih banyak bertahan sembari sesekali mencari kesempatan melalui serbuan kilat.

Peluang besar timbul pada menit ke- 56 kala Virgil van Dijk menggunakan bola liar dari suasana sepak pojok, tetapi Murphy Cooper tampak brilian dengan refleks penyelamatan gemilang. Berkat ketangguhan barisan balik, Barnsley senantiasa sanggup bertahan sampai menit- menit akhir.

Insiden kontroversial terjalin di menit ke- 62 dikala Reyes Cleary roboh di dalam kotak penalti sehabis bersentuhan dengan Szoboszlai. Wasit Farai Hallam menolak membagikan hadiah penalti, keputusan yang menuai keluhan keras dari pihak Barnsley.

Buat melindungi tempo serbuan senantiasa besar, Liverpool melaksanakan sebagian substitusi pemain. Florian Wirtz serta Hugo Ekitike yang masuk bawa akibat signifikan untuk lini penyerangan regu.

Berhasil yang mengunci kemenangan kesimpulannya terbentuk pada menit ke- 84. Umpan memakai tungkak dari Ekitike sukses dituntaskan dengan sempurna oleh Wirtz melalui tembakan tajam ke pojok gawang buat membuat skor 3- 1.

Pada masa injury time, Liverpool menaikkan pundi- pundi berhasil lewat kerja sama Wirtz serta Ekitike. Umpan mendatar dari sisi kanan dituntaskan dengan baik oleh Ekitike yang menutup pertandingan dengan skor akhir 4- 1 buat kemenangan Liverpool.

KSOKLUB mengatakan bahwa Dominik Szoboszlai layak dinobatkan selaku pemain terbaik alias man of the match Liverpool vs Barnsley. Ia menyumbang satu berhasil dalam kemenangan 4- 1 The Reds.

Szoboszlai bermain selaku gelandang di laga ini, tetapi pergerakannya begitu cair serta efisien. Ia lumayan kerap naik ke depan menolong membangun serbuan.

Pemain 25 tahun ini mencatatkan 3 percobaan tembakan, 1 di antara lain jadi berhasil. Szoboszlai membuat 138 sentuhan bola serta 105 umpan akurat, tercantum menghasilkan 2 kesempatan.

Tidak cuma itu, Szoboszlai aktif menolong pertahanan regu dengan 8 donasi defensif. Aksi serta kontribusinya diberi rapor 9, 2 oleh beberapa awak media, paling tinggi di antara pemain lain di lapangan.

Dominik Szoboszlai hadapi malam yang campur aduk di Anfield. Dia pernah jadi pahlawan melalui berhasil indahnya, tetapi mendadak berganti jadi sorotan negatif akibat blunder parah yang tidak umum.

Hasrat hati mau pamer skill, Szoboszlai malah menghadiahkan berhasil cuma- cuma kepada regu tamu. Aksi ini merangsang perdebatan panas, mulai dari tuduhan tidak menghormati lawan sampai teguran tersirat dari si manajer, Arne Slot.

Walaupun The Reds kesimpulannya menang gampang serta lolos ke babak berikutnya, insiden di kotak penalti sendiri itu menyisakan cerita yang kurang mengenakkan untuk pemain bernomor punggung 8 tersebut.

Insiden bermula kala Szoboszlai berlari kencang menutup pergerakan Adam Phillips. Dia sesungguhnya berhasil memenangkan bola serta nampak telah memahami suasana di zona penalti sendiri.

Tetapi, alih- alih membuang bola ke tempat nyaman, dia malah berupaya melaksanakan backheel di zona 6 yard. Eksekusinya kandas total, bola tertahan serta langsung disambar Phillips jadi berhasil.

Sadar perbuatannya menyusahkan regu, Szoboszlai langsung mengantarkan penyesalannya usai laga kepada TNT Sports.

” Maaf lagi buat regu, aku menyulitkan kami dengan kesalahan yang gampang,” ucap Szoboszlai penuh penyesalan.

” Tetapi ya, hal- hal dalam sepak bola terjalin, kami terus melangkah serta kami mengambil( kemenangan) putaran selanjutnya,” tambahnya.

Aksi coba- coba Szoboszlai nyatanya menyinggung perasaan kubu lawan. Manajer Barnsley, Conor Hourihane, mengaku kecewa walaupun timnya menemukan keuntungan berhasil dari peristiwa tersebut.

Hourihane memperhitungkan apa yang dicoba Szoboszlai berpotensi dikira selaku wujud ketidakhormatan terhadap regu dari kasta yang lebih rendah.

” Ya, berpotensi( tidak hormat),” jawab Hourihane ketus dikala ditanya wartawan.

” Aku rasa ia tidak hendak melaksanakan itu di pertandingan Premier League, melawan Manchester City, ataupun di pertandingan Liga Champions. Jadi aku sedikit kecewa dengan itu,” sindirnya.

Mendengar pendapat pelatih lawan, Arne Slot ikut angkat bicara. Manajer Liverpool itu mempertanyakan label” tidak hormat”, tetapi dia setuju kalau keputusan Szoboszlai merupakan aksi yang aneh serta berisiko.

Slot menegaskan kalau aksi semacam itu tidak boleh dicoba di tingkat kompetisi apa juga, apalagi di tahap latihan sekalipun.

” Apa artinya dengan tidak hormat?” tanya Slot merespons tuduhan Hourihane.

” Aku pikir ia tidak sepatutnya melaksanakan itu di pertandingan Piala FA, Piala Liga, pertandingan persahabatan, ataupun tahap latihan,” tegas pelatih asal Belanda itu.

” Jadi, itu opsi yang aneh serta aku pula memiliki komentar tentang itu. Tetapi aku lebih suka menyimpannya sendiri serta membicarakannya dengan Dom,” pungkas Slot.

Terlepas dari drama tersebut, Liverpool sukses mengamankan tiket ke putaran keempat. Berhasil keseimbangan dari Phillips pernah membuat laga sedikit tegang, tetapi The Reds menampilkan kualitasnya.

Masuknya pemain pengganti jadi kunci. Florian Wirtz serta Hugo Ekitike berhasil mencatatkan nama di papan skor buat membenarkan kemenangan telak tuan rumah.

Kemenangan ini bawa Liverpool melaju buat menantang sesama regu Premier League, Brighton. Laga tersebut dijadwalkan hendak diselenggarakan di Anfield pada akhir minggu nanti. (ss)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *