Judi Bola Italia – Liverpool kalah tipis 1- 2 dari regu tamu Manchester City dalam duel minggu ke- 25 Premier League 2025/ 2026. Pertandingan dimainkan di Stadion Anfield, Pekan 8 Februari 2026 malam Wib, dengan kick- off jam 23. 30 Wib.
Laga berjalan ketat serta tanpa berhasil di babak awal. Liverpool pernah mengetuai melalui berhasil spektakuler Dominik Szoboszlai pada menit ke- 74, saat sebelum Manchester City bangkit di 10 menit terakhir.
Bernardo Silva membandingkan peran pada menit ke- 84, kemudian Erling Haaland membenarkan kemenangan City melalui eksekusi penalti pada menit ke- 90+3.
Hasil ini membuat Liverpool tertahan di peringkat keenam dengan 39 poin, sedangkan City kuat di posisi kedua dengan 50 poin.
Manchester City langsung memencet semenjak menit dini. Erling Haaland hampir membuka skor pada menit ke- 2, namun Alisson bergerak kilat menutup ruang tembak di dalam kotak penalti.
Liverpool berupaya membalas lewat tekanan besar. Kesempatan terbaik tiba pada menit ke- 26 dikala Alexis Mac Allister mengirim umpan terobosan kepada Mohamed Salah, tetapi Marc Guehi sukses menutup ruang serta cuma menciptakan sepak pojok.
City lebih dominan dalam kemampuan bola. Omar Marmoush serta Bernardo Silva sebagian kali menguji lini balik Liverpool, walaupun penyelesaian akhir masih belum optimal.
Haaland kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke- 34. Menerima bola di sisi kiri kotak penalti, dia membebaskan tembakan dari sudut kecil, namun Alisson kembali sigap mengamankan gawang.
Liverpool pernah memohon penalti pada menit ke- 43 sehabis Salah terjatuh di kotak penalti. Tetapi wasit Craig Pawson memperhitungkan tidak terdapat pelanggaran yang layak dihukum penalti.
Babak awal ditutup tanpa berhasil. Kedua regu masuk ruang ubah dengan skor 0- 0 sehabis duel berlangsung intens serta sedikit celah.
Liverpool tampak lebih kasar selepas sela waktu. Kesempatan tiba dari Cody Gakpo serta Hugo Ekitike, namun Gianluigi Donnarumma tampak solid di dasar mistar City.
Tekanan tuan rumah kesimpulannya berbuah berhasil pada menit ke- 74. Dominik Szoboszlai membebaskan tendangan leluasa keras dari jarak jauh yang menghantam tiang saat sebelum masuk ke gawang, bawa Liverpool unggul 1- 0.
City merespons kilat. Pada menit ke- 84, umpan Rayan Cherki diteruskan Haaland dengan sentuhan ringan, yang dituntaskan Bernardo Silva jadi berhasil keseimbangan melalui sela kaki Alisson.
Drama memuncak di masa bonus waktu. Alisson melanggar Matheus Nunes di sisi kanan kotak penalti pada menit ke- 90+1, serta wasit menunjuk titik putih.
Erling Haaland maju selaku eksekutor serta berhasil menaklukkan Alisson pada menit ke- 90+3. City berputar unggul 2- 1, walaupun si striker menemukan kartu kuning usai selebrasi.
Liverpool berupaya membandingkan peran. Alexis Mac Allister hampir mencetak berhasil di menit ke- 90+9, namun Donnarumma melaksanakan penyelamatan krusial yang membenarkan kemenangan City senantiasa terpelihara.
Laga berakhir dengan kartu merah buat Szoboszlai di menit ke- 90+13 sehabis insiden dengan Haaland. Manchester City juga kembali dari Anfield dengan 3 poin berarti.
Erling Haaland pantas diucap selaku pemain terbaik dilaga ini. Pemain 25 tahun ini tampak efektif, cuma melepas 6 umpan akurat serta 3 percobaan tembakan.
KSOKLUB memberitakan Erling Haaland bermain selaku ujung tombak Manchester City di pertandingan ini. Ia tercatat selaku pemain dengan sentuhan bola sangat sedikit( 22) di antara pemain outfield yang tampak sepanjang 90 menit.
Tidak hanya mencetak berhasil kemenangan, Haaland pula membuat assist buat berhasil Bernardo Silva yang mengganti arah pertandingan. Satu berhasil serta satu assist pasti donasi besar dari Haaland.
Euforia berhasil Szoboszlai nyatanya tidak bertahan lama sebab City langsung merespons dengan tekanan besar. Van Dijk menyebut kalau sehabis skor imbang, kedua regu bermain terbuka buat mencari berhasil kemenangan.
Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak pada tuan rumah di detik- detik akhir. Satu momen penalti dikira Van Dijk selaku titik balik yang mematikan harapan timnya.
” Aku pikir setelah itu jelas mereka hendak keluar lebih banyak serta memencet lebih dari yang mereka jalani serta mencetak berhasil keseimbangan,” analisis Van Dijk.
” Aku pikir di antara berhasil keseimbangan serta momen penalti, kedua regu berupaya untuk—menurut komentar aku dikala ini—mencari pemenang, serta momen penalti memastikan game. Seperti itu perasaan yang aku rasakan,” imbuhnya dengan nada kecewa.
Bermain melawan Manchester City diakui Van Dijk selaku tes mental yang berat selama 90 menit. Rasa nyaman merupakan perihal yang mustahil dialami, apalagi kala regu lagi dalam posisi unggul 1- 0.
Pergantian taktik serta pergantian pemain yang dicoba lawan memforsir lini balik Liverpool bekerja ekstra keras. Komunikasi antar pemain jadi kunci yang sayangnya pernah terlewatkan.
” Kamu tidak sempat memegang kendali penuh dikala melawan City serta paling utama kala City tertinggal 1- 0, mereka hendak tiba serta memencet Kamu lebih lagi,” tegas bek jangkung tersebut.
” Jadi Kamu tidak sempat merasa aman serta Kamu wajib senantiasa waspada, aku pikir. Semacam yang aku katakan, perasaan aku dikala ini merupakan sehabis berhasil keseimbangan, kami berdua berupaya segalanya buat berupaya mencetak berhasil kemenangan,” tambahnya.
Walaupun kecewa, Van Dijk enggan menyalahkan rekan- rekannya secara kelewatan. Dia menegaskan kalau performa regu dikala ini masih dalam sesi” proses” mengarah tingkat terbaik.
Kenaikan performa di babak kedua jadi sinyal positif yang mau dia garis bawahi. Tetapi, kenyataan hasil akhir akibat penalti senantiasa jadi kenyataan yang wajib diterima dengan luas dada.
” Aku tidak percaya. Ini masih suatu proses, aku telah menyebutkannya berulang kali,” ucap Van Dijk dikala ditanya soal kenaikan performa regu.
” Jelas Kamu masuk lorong dikala sela waktu babak awal masih 0- 0, Kamu berdialog satu sama lain, keluar jauh lebih baik di babak kedua, unggul 1- 0 serta setelah itu jelas itu game yang berbeda. Sayangnya hari ini momen penalti merupakan momen yang memastikan serta seperti itu realitasnya,” tutupnya.
Akibat kartu merah yang diterima, Szoboszlai ditentukan absen pada laga selanjutnya. Liverpool wajib melawat ke markas Sunderland pada tengah minggu ini tanpa gelandang andalannya tersebut ujarnya Judi Bola Indonesia. (ss)
