My Blog

Betting Bola Indonesia – Barcelona vs Atletico Madrid Skor 0-2

Betting Bola Indonesia – Barcelona wajib menelan kekalahan 0- 2 dari Atletico Madrid dalam duel leg awal perempat final Liga Champions 2025/ 2026. Pertandingan yang diselenggarakan di Camp Nou itu dimainkan pada Kamis, 9 April 2026 dini hari Wib.

2 berhasil kemenangan regu tamu dicetak oleh Julian Alvarez pada menit ke- 45 serta Alexander Sorloth pada menit ke- 70. Barcelona sesungguhnya tampak kasar selama laga, namun kandas mengoptimalkan banyak kesempatan.

Suasana terus menjadi susah untuk tuan rumah sehabis Pau Cubarsi menerima kartu merah di penghujung babak awal. Atletico Madrid setelah itu menggunakan keunggulan jumlah pemain buat mengendalikan jalannya pertandingan.

Hasil ini jadi modal besar untuk pasukan Diego Simeone jelang leg kedua di Stadion Metropolitano minggu depan. Berikut laporan jalannya pertandingan Barcelona vs Atletico Madrid.

Barcelona langsung tampak memencet semenjak menit dini. Marcus Rashford menemukan kesempatan pada menit kedua melalui tembakan dari luar kotak penalti, namun masih dapat diamankan Juan Musso.

Tekanan tuan rumah bersinambung sebagian menit setelah itu. Rashford kembali mengecam sehabis menerima umpan Lamine Yamal, tetapi Musso kembali tampak sigap menutup ruang tembak.

Atletico Madrid pernah membalas melalui Julian Alvarez pada menit kelima. Penyerang asal Argentina itu menusuk dari sisi kanan serta membebaskan tembakan keras, namun masih dapat ditangkap Joan Garcia.

Barcelona nyaris membuka skor pada menit ke- 18. Rashford pernah mencetak berhasil sehabis menerima umpan silang Yamal, namun berhasil tersebut dianulir sebab Yamal lebih dahulu terletak dalam posisi offside.

Regu asuhan Hansi Flick terus memencet lewat campuran Rashford serta Yamal. Tetapi beberapa kesempatan yang terbentuk, tercantum tembakan Cancelo serta upaya Lewandowski, senantiasa sanggup digagalkan Musso.

Petaka tiba untuk Barcelona pada menit ke- 44. Pau Cubarsi melaksanakan pelanggaran selaku pemain terakhir terhadap Giuliano Simeone, serta sehabis tinjauan VAR, kartu kuningnya diganti jadi kartu merah.

Dari suasana tendangan leluasa yang dihasilkan, Atletico langsung memakainya dengan sempurna. Julian Alvarez membebaskan tendangan melengkung dari jarak dekat 20 m yang bersarang di sudut atas gawang buat bawa regu tamu unggul 1- 0 menjelang turun minum.

Merambah babak kedua, Barcelona berupaya senantiasa bermain melanda walaupun cuma dengan 10 pemain. Marcus Rashford langsung mengecam melalui tembakan dari sudut kecil, namun bola cuma menimpa sisi jaring.

Peluang emas kembali muncul pada menit ke- 52 lewat tendangan leluasa Rashford. Tetapi Musso melaksanakan penyelamatan gemilang dengan menepis bola sampai menimpa mistar serta keluar lapangan.

Barcelona terus menggempur pertahanan Atletico. Sundulan Gavi dari umpan Yamal pernah menuju ke depan gawang, namun Dani Olmo kandas menyambarnya pas waktu.

Tekanan bertubi- tubi dari Barcelona kesimpulannya dibayar mahal pada menit ke- 70. Atletico mencetak berhasil kedua lewat Alexander Sorloth yang menyongsong umpan silang Matteo Ruggeri dengan sepakan voli dari jarak dekat.

Berhasil tersebut membuat Barcelona terus menjadi tertekan. Walaupun terus memahami bola serta menghasilkan sebagian kesempatan lewat Yamal, Cancelo, serta Araujo, pertahanan Atletico senantiasa disiplin melindungi keunggulan.

Salah satu kesempatan terbaik tiba kala Cancelo membebaskan tembakan dari sudut kecil yang membentur tiang gawang. Sebagian menit setelah itu, Yamal pula nyaris mencetak berhasil, namun tembakannya kembali ditepis Musso.

Sampai peluit panjang berbunyi, Barcelona kandas mencetak berhasil balasan. Atletico Madrid juga bawa kembali kemenangan berarti 2- 0 dari Camp Nou.

Kekalahan dari Atletico Madrid jadi catatan yang tidak diharapkan untuk Hansi Flick. Dalam 17 pertandingan fase gugur Liga Champions lebih dahulu yang dia lakukan bersama Bayern Munchen serta Barcelona, regu asuhannya senantiasa sanggup mencetak paling tidak satu berhasil.

Konsistensi tersebut sepanjang ini mencerminkan filosofi melanda Flick. Timnya diketahui mengandalkan campuran kemampuan bola yang tabah serta serbuan balik kilat buat membuka pertahanan lawan.

Sebab itu, kegagalan mencetak berhasil dalam pertandingan ini lumayan mengejutkan untuk banyak pengamat. Walaupun demikian, satu pertandingan tanpa berhasil tidak serta- merta mendefinisikan ekspedisi karier seseorang pelatih.

Pertandingan di Camp Nou berganti ekstrem menjelang akhir babak awal. Barcelona hadapi suasana susah dalam rentang waktu pendek yang memastikan jalannya laga.

KSOKLUB melihat di menit ke- 44, bek muda Pau Cubarsi menerima kartu merah sehabis tinjauan VAR melaporkan dia melaksanakan pelanggaran handal terhadap Giuliano Simeone.

Dari suasana bola mati yang terjalin sesaat setelah itu, Julian Alvarez mencetak berhasil pembuka lewat tendangan leluasa yang melengkung melewati pagar hidup serta tidak sanggup dijangkau Marc Andre ter Stegen.

Bermain dengan 10 orang membuat Barcelona kesusahan melindungi ritme game. Atletico setelah itu menggandakan keunggulan pada menit ke- 70 lewat Alexander Sorloth, sedangkan Barcelona kandas membagikan respons sampai laga berakhir.

Camp Nou sepanjang bertahun- tahun jadi tempat yang susah untuk Atletico Madrid. Saat sebelum pertandingan ini, mereka tidak sempat menang dalam 25 kunjungan terakhir ke stadion tersebut di seluruh kompetisi.

Kemenangan terakhir Atletico di stadion itu terjalin pada Februari 2006 kala regu masih dilatih Pepe Murcia. Semenjak dikala itu, bermacam upaya senantiasa berakhir tanpa kemenangan.

Untuk Diego Simeone, hasil ini mempunyai makna spesial. Sepanjang menanggulangi Atletico Madrid, dia belum sempat bawa timnya menang di kandang Barcelona sampai kesimpulannya sukses mematahkan rekor tersebut.

Pertandingan berganti ekstrem menjelang akhir babak awal. Bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, menerima kartu merah sehabis melaksanakan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone.

Kartu merah itu jadi catatan yang tidak di idamkan untuk Cubarsi. Dia tercatat selaku pemain anak muda awal yang 2 kali menemukan kartu merah dalam sejarah Liga Champions.

Dari suasana tendangan leluasa yang terjalin sehabis pelanggaran tersebut, Julian Alvarez langsung bawa Atletico unggul. Berhasil itu membuat regu tamu menutup babak awal dengan keunggulan 1- 0.

Walaupun bermain dengan 10 pemain, Barcelona senantiasa berupaya mencari berhasil penyama peran pada babak kedua. Tetapi Atletico tampak disiplin serta sanggup mengendalikan jalannya pertandingan.

Kala Barcelona terus menjadi terbuka dalam upaya melanda, Atletico menggunakan suasana tersebut lewat serbuan balik. Alexander Sorloth yang masuk selaku pemain pengganti kesimpulannya membenarkan kemenangan regu tamu dengan berhasil kedua.

Berhasil tersebut jadi penutup kemenangan 2- 0 Atletico di Camp Nou. Hasil ini sekalian mengakhiri rekor kurang baik mereka yang lebih dahulu tidak sempat menang dalam laga tandang Liga Champions melawan sesama klub La Liga.

Kemenangan ini membagikan Atletico keuntungan besar menjelang leg kedua di Metropolitano. Sokongan suporter tuan rumah serta keunggulan 2 berhasil membuat mereka terletak di posisi yang lebih menguntungkan.

Julian Alvarez terpilih selaku pemain terbaik alias man of the match dalam duel ini. Julian Alvarez bermain penuh sepanjang 90 menit serta jadi salah satu pemain sangat beresiko di lini serbu Atletico Madrid. Dia mencetak satu berhasil dari 2 tembakan pas sasaran dengan akurasi tembakan sempurna.

Tidak hanya berhasil tersebut, Alvarez pula aktif dalam membangun serbuan. Dia menghasilkan satu kesempatan dan mencatatkan 20 umpan akurat dari 24 percobaan dengan tingkatan akurasi menggapai 83 persen.

Pergerakannya di lini depan pula lumayan merepotkan pertahanan Barcelona. Alvarez mencatat 4 dribel berhasil dari 5 percobaan serta sebagian kali bawa bola masuk ke zona beresiko.

Di sisi pertahanan, dia ikut menolong regu dengan 2 tekel serta 2 sapuan selama pertandingan. Donasi lengkap tersebut membuat Julian Alvarez layak dinobatkan selaku man of the match dalam kemenangan Atletico Madrid di Camp Nou.

Kemenangan ini pula terasa istimewa sebab mematahkan rekor kandang Barcelona di kompetisi Eropa.

Saat sebelum laga ini, Barcelona cuma kalah 2 kali dalam 18 pertandingan kandang terakhir di kompetisi UEFA, dengan rincian 13 kemenangan serta 3 hasil imbang.

Di sisi lain, Atletico malah tiba ke Camp Nou dengan catatan yang tidak sangat meyakinkan di laga tandang Eropa, cuma menang sekali dalam 7 pertandingan terakhir saat sebelum pertandingan ini.

Sebab itu, kemenangan 2- 0 di Camp Nou jadi hasil yang sangat signifikan untuk pasukan Diego Simeone.

Kemenangan ini berikan Atletico Madrid keuntungan besar menjelang leg kedua di Stadion Metropolitano minggu depan. Dengan keunggulan 2 berhasil, mereka terletak di posisi yang sangat kokoh buat melaju ke semifinal.

Hasil tersebut membuat Barcelona wajib mengejar ketertinggalan pada leg kedua di Madrid. Lamine Yamal serta rekan- rekannya memerlukan kemenangan besar bila mau membenarkan tempat di semifinal.

Bila sukses membalikkan kondisi, Barcelona hendak mengalami pemenang duel antara Arsenal serta Sporting Lisbon. Pada leg awal perempat final yang lain, Arsenal mencapai kemenangan 1- 0 di Portugal melalui berhasil Kai Havertz.

Untuk Barcelona, fokus saat ini tertuju pada upaya bangkit dari kekalahan ini. Sedangkan itu, Atletico Madrid hendak berupaya mempertahankan keunggulan agregat mereka kala kedua regu kembali berjumpa di leg kedua. (ss)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *