My Blog

Bandar Betting Top – Real Madrid Tutup Musim La Liga 2025/2026 dengan Kemenangan 4-2 atas Athletic Bilbao, Thiago Pitarch Bersinar di Bernabeu

Bandar Betting Top – Real Madrid menutup perjalanan mereka di kompetisi La Liga musim 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Athletic Bilbao pada laga pekan ke-38 yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung terbuka dan penuh hiburan dengan total enam gol tercipta sepanjang 90 menit.

Los Blancos tampil dominan di hadapan pendukung sendiri dan berhasil memastikan kemenangan lewat gol-gol Gonzalo Garcia, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, serta Brahim Diaz. Sementara itu, Athletic Bilbao hanya mampu membalas melalui Gorka Guruzeta dan Urko Izeta.

Kemenangan tersebut tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen akhir La Liga musim ini. Real Madrid tetap menutup kompetisi di posisi kedua dengan koleksi 86 poin, sedangkan Athletic Bilbao harus puas mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan raihan 45 poin.

Sejak menit awal pertandingan, Athletic Bilbao tampil cukup percaya diri meski bermain di kandang lawan. Tim tamu bahkan langsung memberikan ancaman pada menit ketiga melalui Gorka Guruzeta. Penyerang Athletic itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis di sisi gawang Thibaut Courtois.

Real Madrid sempat tampil kurang agresif pada awal laga. Namun, seiring berjalannya waktu, tim asuhan Carlo Ancelotti mulai menemukan ritme permainan dan menguasai jalannya pertandingan.

Tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Gol pembuka dicetak Gonzalo Garcia setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Dani Carvajal di sisi kanan. Garcia bergerak masuk ke area penalti sebelum menuntaskan peluang dengan tembakan kaki kanan yang gagal dihentikan Alex Padilla. Gol tersebut membawa Real Madrid unggul 1-0.

Setelah unggul, Madrid semakin nyaman memainkan tempo permainan. Dominasi lini tengah membuat Athletic Bilbao kesulitan mengembangkan serangan. Pada menit ke-25, Real Madrid kembali menciptakan peluang emas melalui Thiago Pitarch. Gelandang muda berusia 18 tahun itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi Padilla masih mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya.

Athletic Bilbao bukan tanpa peluang. Pada menit ke-31, tim tamu hampir menyamakan kedudukan lewat skema serangan balik cepat. Inigo Ruiz de Galarreta mengirim umpan panjang ke arah Inaki Williams yang berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Madrid. Beruntung bagi tuan rumah, Courtois tampil sigap dan sukses menggagalkan peluang tersebut.

Madrid kembali meningkatkan intensitas serangan memasuki akhir babak pertama. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-41 melalui gol spektakuler Jude Bellingham. Proses gol bermula dari umpan lambung Thiago Pitarch dari tengah lapangan yang mengarah tepat ke Bellingham. Gelandang asal Inggris itu mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tendangan voli kaki kiri yang meluncur deras ke pojok atas gawang Athletic Bilbao.

Gol tersebut membuat publik Santiago Bernabeu bergemuruh. Madrid pun unggul 2-0 dan terlihat berada di atas angin untuk mengamankan kemenangan.

Meski demikian, Athletic Bilbao mampu memberikan respons tepat sebelum turun minum. Pada masa injury time babak pertama, Inaki Williams mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang berhasil disambut Guruzeta dengan tendangan voli keras. Bola gagal diantisipasi Courtois dan mengubah skor menjadi 2-1 pada menit 45+1.

Gol itu membuat pertandingan kembali hidup memasuki babak kedua. Athletic mencoba memanfaatkan momentum untuk menekan pertahanan Madrid sejak awal paruh kedua dimulai.

Tim tamu hampir mencetak gol penyeimbang hanya beberapa menit setelah kick-off babak kedua. Robert Navarro mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti dan melepaskan sepakan keras yang meluncur tipis di sisi gawang Madrid.

Namun, Real Madrid merespons dengan cepat. Pada menit ke-51, Los Blancos kembali memperlebar keunggulan melalui aksi Kylian Mbappe. Serangan dimulai dari pergerakan Alvaro Carreras yang memberikan bola kepada Mbappe di area pertahanan lawan. Penyerang asal Prancis itu menggiring bola masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang Athletic Bilbao.

Gol tersebut membuat Madrid kembali unggul dua gol dengan skor 3-1. Mbappe pun semakin percaya diri dan beberapa kali mengancam pertahanan lawan sepanjang babak kedua.

Penyerang tim nasional Prancis itu hampir menambah gol lewat aksi akrobatik berupa tendangan salto di dalam kotak penalti. Namun, Alex Padilla tampil cukup baik di bawah mistar dan berhasil melakukan penyelamatan penting.

Jude Bellingham juga nyaris mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kali pada menit ke-57. Ia menyambut bola liar di dalam kotak penalti dengan tendangan voli keras, tetapi arah bola masih tepat ke pelukan Padilla.

Memasuki 20 menit terakhir pertandingan, tempo laga mulai menurun. KSOKLUB melihat Real Madrid tampak lebih nyaman mengontrol penguasaan bola sambil melakukan sejumlah pergantian pemain.

Momen emosional terjadi ketika Dani Carvajal dan David Alaba ditarik keluar lapangan. Kedua pemain veteran tersebut mendapat sambutan meriah dari publik Santiago Bernabeu. Khusus bagi Carvajal, laga ini menjadi penampilan terakhirnya bersama Real Madrid setelah bertahun-tahun membela klub ibu kota Spanyol tersebut.

Real Madrid akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-89 melalui gol Brahim Diaz. Lagi-lagi Thiago Pitarch menjadi sosok penting dalam proses terciptanya gol. Gelandang muda tersebut mengirim umpan terobosan matang yang berhasil diselesaikan Brahim Diaz dari jarak dekat.

Gol sempat dianulir wasit karena dianggap offside. Namun setelah melalui pemeriksaan VAR, gol dinyatakan sah dan Madrid memperbesar keunggulan menjadi 4-1.

Athletic Bilbao masih sempat mencetak gol hiburan pada masa injury time. Pada menit 90+1, Inaki Williams kembali menunjukkan kualitasnya sebagai kreator serangan dengan mengirim umpan silang ke tiang jauh yang berhasil disundul Urko Izeta menjadi gol. Skor berubah menjadi 4-2 dan bertahan hingga pertandingan usai.

Selain kemenangan Madrid, perhatian besar juga tertuju pada penampilan luar biasa Thiago Pitarch. Gelandang muda tersebut tampil impresif sepanjang pertandingan dan terpilih sebagai pemain terbaik atau man of the match.

Pitarch bermain penuh selama 90 menit dan menjadi motor permainan Real Madrid di lini tengah. Ia sukses mencatatkan dua assist yang masing-masing berbuah gol untuk Jude Bellingham dan Brahim Diaz.

Tidak hanya kreatif dalam membangun serangan, Pitarch juga menunjukkan kualitas distribusi bola yang sangat baik. Dari total 87 percobaan umpan, sebanyak 79 di antaranya berhasil mencapai sasaran. Catatan tersebut membuatnya memiliki akurasi umpan mencapai 91 persen.

Pemain berusia 18 tahun itu juga mencatatkan 104 sentuhan bola, menjadi salah satu pemain dengan kontribusi terbesar sepanjang pertandingan. Selain menciptakan dua assist, Pitarch turut menghasilkan dua peluang matang serta satu peluang besar bagi rekan-rekannya.

Kontribusi Pitarch juga terlihat dalam aspek pertahanan. Ia membukukan dua tekel, satu intersepsi, dan enam recovery bola untuk membantu menjaga keseimbangan permainan Madrid.

Performa matang yang ditampilkan Pitarch pada laga penutup musim membuat banyak pihak menilai dirinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Real Madrid saat ini. Penampilannya di Santiago Bernabeu menjadi penutup sempurna bagi Los Blancos dalam mengakhiri musim La Liga 2025/2026 ucap Bandar Betting Favorit. (ss)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *