Bandar Betting Casino – Inter Milan menutup perjalanan domestik musim 2025/2026 dengan sempurna setelah memastikan gelar juara Coppa Italia. Nerazzurri meraih trofi ke-10 mereka di ajang tersebut usai mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 pada laga final di Stadion Olimpico, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan ini melengkapi pencapaian Inter yang sebelumnya telah mengunci gelar Serie A musim ini. Klub asal Milan tersebut pun sukses mencatatkan double winners domestik untuk pertama kalinya sejak musim 2009/2010.
Kemenangan atas Lazio terasa semakin spesial karena beberapa hari sebelumnya Inter juga berhasil menundukkan Biancocelesti dengan skor telak 3-0 di stadion yang sama. Hasil itu menjadi modal penting bagi skuad asuhan Cristian Chivu dalam menghadapi partai final.
Inter kini tercatat sebagai klub pertama yang mampu meraih gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim sejak Juventus melakukannya pada musim 2017/2018.
Musim debut Cristian Chivu bersama Inter pun berakhir manis dengan raihan dua trofi domestik. Sebaliknya, Lazio harus menelan kekecewaan setelah gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Sejak awal pertandingan, Inter langsung tampil agresif dan menguasai jalannya laga. Keunggulan Nerazzurri tercipta pada menit ke-14 melalui gol bunuh diri Adam Marusic.
Gol tersebut berawal dari sepak pojok Federico Dimarco yang sempat mengenai Marcus Thuram di tiang dekat sebelum bola berbelok ke arah Marusic dan masuk ke gawang Lazio.
Tanpa kehadiran Maurizio Sarri di tepi lapangan, Lazio kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tinggi yang diterapkan Inter membuat Biancocelesti gagal menemukan ritme terbaik sepanjang babak pertama.
Inter menggandakan keunggulan lewat skema pressing efektif. Denzel Dumfries berhasil merebut bola dari Nuno Tavares di area pertahanan Lazio sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Lautaro Martinez.
Unggul dua gol tersebut membuat Inter Milan semakin percaya diri mengontrol pertandingan. Sementara itu, KSOKLUB melihat bahwa Lazio kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba meningkatkan intensitas serangan. Tijjani Noslin sempat memperoleh peluang emas, tetapi tembakannya masih melebar tipis dari gawang Inter.
Di sisi lain, Inter tetap berbahaya melalui serangan balik cepat. Luis Henrique nyaris memperbesar keunggulan usai menerima umpan Dimarco, namun sepakannya masih melambung di atas mistar. Peluang Piotr Zielinski dari luar kotak penalti juga belum membuahkan hasil.
Lazio kembali memperoleh kesempatan melalui Boulaye Dia, tetapi penjaga gawang Josep Martinez tampil sigap mengamankan gawang Inter. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Inter tetap bertahan.
Denzel Dumfries tampil impresif sepanjang pertandingan dan terpilih sebagai pemain terbaik final Coppa Italia 2025/2026. Meski hanya bermain selama 68 menit, wing-back asal Belanda itu memberikan kontribusi besar bagi kemenangan Inter.
Selain mencatatkan satu assist, Denzel Dumfries juga tampil solid dengan akurasi umpan mencapai 76 persen setelah melepaskan 13 umpan akurat dari 17 percobaan.
Ia turut aktif membantu serangan dengan mencatatkan tiga sentuhan di kotak penalti lawan dan menciptakan satu peluang matang. Dalam duel satu lawan satu, Denzel Dumfries juga tampil efektif setelah sukses menyelesaikan dua dribel sepanjang laga.
Kontribusinya dalam bertahan tak kalah penting. Dumfries mencatatkan dua intersep dan dua recovery yang membantu Inter menjaga keseimbangan permainan saat Lazio mencoba meningkatkan tekanan di babak kedua.
Penampilan solid Denzel Dumfries menunjukkan peran vitalnya sebagai wing-back modern yang mampu berkontribusi sama baiknya dalam menyerang maupun bertahan ucapnya kepada Bandar Betting Tangkas. (ss)
